Bersama Emas
Bersama emas,
Aku tuliskan sebuah kisah,
Kisah hidupku,
yang telah lama silam
Panas..
Begitu yang aku rasakan
pergilah kau emas
Kini tubuhku kering karena mu
Tuhan tolong aku
Ribuan emas telah membalut tubuhku
Kirimkanlah aku satu malaikat Mu
Bebaskan aku dari emas
Yang mendekap erat tubuh ini
Tuhan
Apa yang dapat aku lakukan ?
Aku tak kuasa mendengar tangisan para petani
Melihat saudaraku telah mati
Kini gersang sudah diriku
Oleh dekapan emas yang menyelimuti tubuh ini
Lelaki Berambut
Putih
Senja telah usai
Matahari pun berlalu
Terlihat betul sosok lelaki berambut putih
Duduk termenung
Di gubuk kecil yang tak berpenghuni
Sembari komat kamit
Seperti melafalkan sesuatu
40
hari telah berlalu
Masih kupandangi wajah lelaki itu
Lewat hembusan angin malam
Lelaki itu mendengar isak tangis seorang
warga
Dari seberang kota kecil
Kota panas nan gersang
Langkah demi langkah telah ia lakukan
Semakin jelas suara isak tangis itu
Dari seorang warga
Yang tengah tergeletak lemas
Karena kegersangan yang dirasa
Rumah Impianku
Kau berdiri kokoh di seberang jalan
Memberikan kenyamanan bagi semua orang
Untuk mengadukan nasibnya
Pada yang Maha Kuasa
Kau berikan kesejukan pada orang-orang
Yang memghampiri keberadaanmu
Kebersihan yang selalu kau pancarkan
Pada wajah molekmu
Membuat para tamu betah disisimu
Kau sediakan jamuan-jamuan
Pada orang yang bertamu
Meski panas dan hujan menghantammu
Kau tetap berdiri kokoh
Diseberang jalan itu
Kau adalah surga bagi paratamu
Yang mengunjungimu
Panggilan
untukku
Waktu terus berputar
Lewat suara merdumu
Dua puluh empat jam
Lima kali kau panggil aku
Kau lambaikan tanganmu
Seolah ingin mengajakku ke langit tujuh
Kuawali langkahku dengan kaki kanan
Ku seberangi jalan yang ramai itu
Aku mencoba mendekatimu
Dan Kau berikan selembar kain putih nan suci
Untuk menutup seluruh tubuhku
Bergegas ku percikkan air
Pada bagian tubuhku
Kupakai kain putih darimu
Aku bersujud dan ku adukan nasib
Dalam pangkuanmu itu
Terimakasih wahai sepasang merpati
Kau telah memberiku kasih sayang
Memberi ku kebahagiaan
Mengajarkanku tentang arti hidup ini
Pengorbananmu sungguh berharga bagiku
Meski kini kau terbang jauh
Namun suaramu masih terdengar
Nasihat nasihatmu selalu ku ingat
Namamu selalu ku sebut dalam sujudku
Wahai sepasang merpati
Terima kasih kau selalu ada
Saat aku sedih atau pun senang
Kau bangkitkan ku saat aku terjatuh
Hanya kau semangat dalam hidupku
Sepasang merpati putih
Kau lah pahlawanku
Yang memberikan arti dalam hidup ini
wow dian puisinya :)
BalasHapusini puisinya bagus. kalo bisa menggunakan jump break agar tidak terlalu panjang muncul dalam berandanya. agar lebih menarik lagi di desain sekreatif mungkin. selamat berkarya.
BalasHapus