Merah Putih

Merah Putih
gambar bendera, lambang Negara, beserta peta NKRI

Kamis, 13 November 2014

Goresan Tintaku

                Bersama Emas

Bersama emas,
Aku tuliskan sebuah kisah,
Kisah hidupku,
yang telah lama silam
Panas..
Begitu yang aku rasakan
pergilah kau emas
Kini tubuhku kering karena mu
   Tuhan tolong aku
Ribuan emas telah membalut tubuhku
Kirimkanlah aku satu malaikat Mu
Bebaskan aku dari emas
Yang mendekap erat tubuh ini
  Tuhan
Apa yang dapat aku lakukan ?
Aku tak kuasa mendengar tangisan para petani
Melihat saudaraku telah mati
Kini gersang sudah diriku
Oleh dekapan emas yang menyelimuti tubuh ini



Lelaki Berambut Putih

Senja telah usai
Matahari pun berlalu
Terlihat betul sosok lelaki berambut putih
Duduk termenung
Di gubuk kecil yang tak berpenghuni
Sembari komat kamit
Seperti melafalkan sesuatu
   40 hari telah berlalu
Masih kupandangi wajah lelaki itu
Lewat hembusan angin malam
Lelaki itu mendengar isak tangis seorang warga
Dari seberang kota kecil
Kota panas nan gersang
   Langkah demi langkah telah ia lakukan
Semakin jelas suara isak tangis itu
Dari seorang warga
Yang tengah tergeletak lemas
Karena kegersangan yang dirasa



Rumah Impianku

Kau berdiri kokoh di seberang jalan
Memberikan kenyamanan bagi semua orang
Untuk mengadukan nasibnya
Pada yang Maha Kuasa
Kau berikan kesejukan pada orang-orang
Yang memghampiri keberadaanmu
     Kebersihan yang selalu kau pancarkan
Pada wajah molekmu
Membuat para tamu betah disisimu
Kau sediakan jamuan-jamuan
Pada orang yang bertamu
  Meski panas dan hujan menghantammu
Kau tetap berdiri kokoh
Diseberang jalan itu
Kau adalah surga bagi paratamu
Yang mengunjungimu
  
  
Panggilan untukku

Waktu terus berputar
Lewat suara merdumu
Dua puluh empat jam
Lima kali kau panggil aku
Kau lambaikan tanganmu
Seolah ingin mengajakku ke langit tujuh
    Kuawali langkahku dengan kaki kanan
Ku seberangi jalan yang ramai itu
Aku mencoba mendekatimu
Dan Kau berikan selembar kain putih nan suci
Untuk menutup seluruh tubuhku
      Bergegas ku percikkan air
Pada bagian tubuhku
Kupakai kain putih darimu
Aku bersujud dan ku adukan nasib
Dalam pangkuanmu itu



 Sepasang merpati

Terimakasih wahai sepasang merpati
Kau telah memberiku kasih sayang
Memberi ku kebahagiaan
Mengajarkanku tentang arti hidup ini
Pengorbananmu sungguh berharga bagiku

Meski kini kau terbang jauh
Namun suaramu masih terdengar
Nasihat nasihatmu selalu ku ingat
Namamu selalu ku sebut dalam sujudku

Wahai sepasang merpati
Terima kasih kau selalu ada
Saat aku sedih atau pun senang
Kau bangkitkan ku saat aku terjatuh
Hanya kau semangat dalam hidupku
Sepasang merpati putih
Kau lah pahlawanku

Yang memberikan arti dalam hidup ini

2 komentar:

  1. ini puisinya bagus. kalo bisa menggunakan jump break agar tidak terlalu panjang muncul dalam berandanya. agar lebih menarik lagi di desain sekreatif mungkin. selamat berkarya.

    BalasHapus